faktakalbar

801 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Potensi Karhutla Sepekan ke Depan Perlu Diwaspadai

Faktakalbar.id - Sebanyak 801 titik panas terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat dalam pemantauan selama 24 jam terakhir, sementara potensi kebakaran hutan dan lahan masih perlu diwaspadai dalam sepekan ke depan.

Penulis: Wati Sunday, 04 October 2026 📖 1 menit
801 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Potensi Karhutla Sepekan ke Depan Perlu Diwaspadai
Sebanyak 801 titik panas terdeteksi di Kalimantan Barat dalam pemantauan selama 24 jam terakhir, dengan potensi karhutla masih perlu diwaspadai dalam sepekan ke depan. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Sebanyak 801 titik panas terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat dalam pemantauan selama 24 jam terakhir, sementara potensi kebakaran hutan dan lahan masih perlu diwaspadai dalam sepekan ke depan.

Data tersebut disampaikan BMKG Supadio Pontianak bersamaan dengan prakiraan cuaca Kalbar untuk Minggu (4/10/2026).

Forecaster BMKG Supadio Pontianak, Tika, mengatakan tingkat kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalbar masuk kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.

"Pantauan titik panas ataupun hotspot di Kalimantan Barat selama 24 jam terakhir terdeteksi adanya 801 titik panas di wilayah Kalimantan Barat. Indeks potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan dalam satu minggu ke depan masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar, khususnya pada wilayah Kalimantan Barat bagian Selatan," kata Tika.

Potensi tersebut menjadi perhatian karena kondisi cuaca di Kalbar masih dipengaruhi kekaburan udara akibat kabut asap.

Pada Minggu pagi hingga siang, cuaca secara umum diprakirakan berawan dengan kabut asap yang masih berpotensi muncul di sejumlah wilayah.

Hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkayang, Landak, dan Sanggau pada siang hingga sore hari.

Pada malam hingga dini hari, cuaca diprakirakan cerah berawan dan masih dapat disertai kabut asap.

Selain kondisi kabut asap, BMKG memperkirakan angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 35 kilometer per jam.

Suhu udara berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara diprakirakan mencapai 53 hingga 98 persen.

Masyarakat juga perlu memperhatikan potensi hujan yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang berdurasi singkat.

Data 801 titik panas tersebut menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam pemantauan potensi kebakaran hutan dan lahan di Kalbar.

Terutama wilayah Kalbar bagian selatan yang diprakirakan memiliki tingkat kemudahan terbakar lebih tinggi dalam sepekan mendatang.

Perkembangan cuaca dan informasi titik panas dapat dipantau melalui aplikasi Info BMKG, situs BMKG Kalbar, serta akun media sosial resmi BMKG Kalbar.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK