8 Hotspot di Entikong Terdeteksi dari Aktivitas Pembukaan Lahan Pertanian
Faktakalbar.id - Kemunculan delapan titik panas atau hotspot di Entikong terkonfirmasi berasal dari aktivitas pembukaan lahan berladang milik warga pedesaan di Kabupaten Sanggau pada Minggu (9/8/2026).
Faktakalbar.id - Kemunculan delapan titik panas atau hotspot di Entikong terkonfirmasi berasal dari aktivitas pembukaan lahan berladang milik warga pedesaan di Kabupaten Sanggau pada Minggu (9/8/2026).
Hasil pemeriksaan lapangan memastikan seluruh lokasi berstatus lahan pribadi yang sedang dipersiapkan untuk penanaman komoditas pangan seperti padi dan jagung.
Pemantauan awal mendeteksi sebaran titik panas tersebut di empat desa, yakni Desa Entikong, Desa Semanget, Desa Suruh Tembawang, serta Desa Nekan.
Di Desa Entikong, titik panas terdeteksi di Dusun Entikong Benuan seluas 0,6 hektare dan Dusun Entikong Tapang seluas 0,5 hektare.
Pemeriksaan dilanjutkan ke Desa Semanget, tepatnya di Dusun Semanget Nijau seluas 0,5 hektare dan Dusun Sekunyit Nijau seluas 0,6 hektare.
Area terluas ditemukan di Dusun Suruh Tembawang, Desa Suruh Tembawang, dengan cakupan lahan berladang mencapai satu hektare.
Sementara itu, tiga titik lokasi lainnya berada di Dusun Nekan, Desa Nekan, dengan luas masing-masing 0,6 hektare, 0,7 hektare, serta 0,6 hektare.
Kapolsek Entikong Donny Sembiring menegaskan bahwa setiap indikasi kemunculan titik panas wajib diverifikasi guna memastikan aktivitas harian warga setempat.
“Setiap informasi hotspot yang terpantau kami tindak lanjuti dengan pengecekan lapangan. Tujuannya untuk memastikan kondisi sebenarnya, mengetahui aktivitas yang berlangsung di lokasi, serta mencegah potensi api berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Donny Sembiring.
Pihak kepolisian mengimbau para petani untuk tetap memperhatikan faktor keselamatan lingkungan dan mengendalikan sisa pembakaran saat mengolah lahan.
Petugas juga meminta warga segera melaporkan secepatnya apabila melihat adanya potensi kobaran api yang tidak terkendali di sekitar area perladangan.
Penanganan ketat terhadap hotspot di Entikong ini menjadi langkah antisipasi agar tradisi berladang masyarakat tidak memicu bencana kebakaran yang lebih luas.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.