faktakalbar

78 Tim Ikuti Wali Kota Cup II Pontianak, Kompetisi Basket Jadi Ajang Pembinaan Atlet

Faktakalbar.id - Sebanyak 78 tim mengikuti Kejuaraan Bola Basket Wali Kota Cup II di GOR Perbasi Pontianak, Minggu (4/10/2026), dengan peserta berasal dari berbagai kelompok usia dan kategori.

Penulis: Natash Monday, 05 October 2026 📖 2 menit
78 Tim Ikuti Wali Kota Cup II Pontianak, Kompetisi Basket Jadi Ajang Pembinaan Atlet
Sebanyak 78 tim dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Bola Basket Wali Kota Cup II di GOR Perbasi Pontianak. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Sebanyak 78 tim mengikuti Kejuaraan Bola Basket Wali Kota Cup II di GOR Perbasi Pontianak, Minggu (4/10/2026), dengan peserta berasal dari berbagai kelompok usia dan kategori.

Turnamen tersebut mempertandingkan kategori usia 40 tahun, senior putra, serta kelompok SMP dan SMA putra maupun putri.

Jumlah peserta yang mencapai 78 tim membuat kejuaraan tahun ini menjadi salah satu agenda kompetisi basket yang melibatkan banyak kelompok usia di Pontianak.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan kompetisi tersebut diharapkan dapat menjadi agenda rutin sekaligus bagian dari pembinaan atlet basket.

“Sudah tepat satu tahun sejak penyelenggaraan sebelumnya. Saya berharap kejuaraan ini menjadi ajang tetap untuk melahirkan atlet-atlet basket yang nantinya bisa berprestasi, tidak hanya di tingkat kota dan provinsi, tetapi juga nasional,” ujarnya saat membuka kejuaraan di GOR Perbasi Pontianak.

Menurut Edi, pertandingan tidak hanya menjadi ruang untuk mengejar hasil kompetisi.

Ia menilai pengalaman bertanding juga diperlukan untuk membentuk mental dan kemampuan atlet sejak usia muda.

Sportivitas menjadi salah satu hal yang ditekankan dalam penyelenggaraan turnamen tersebut.

Kompetisi yang berlangsung secara rutin dinilai dapat memberikan kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan melalui pertandingan yang kompetitif.

Ketua panitia kejuaraan Yandi mengatakan penyelenggaraan Wali Kota Cup II dibuat lebih sederhana dibandingkan tahun sebelumnya.

Panitia tidak menghadirkan pemain luar negeri maupun atlet internasional dalam turnamen tahun ini.

Keputusan tersebut diambil setelah sebelumnya mempertimbangkan kondisi kabut asap yang sempat terjadi di Pontianak.

Meski demikian, panitia tetap mempertahankan turnamen sebagai ruang kompetisi bagi pencinta basket di Kota Pontianak.

“Kita ingin acara ini menjadi acara persatuan bagi semua pencinta olahraga basket, khususnya di Kota Pontianak,” ujarnya.

Yandi menilai basket memiliki peluang untuk terus berkembang di Pontianak dan dapat bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, kompetisi yang rutin dapat menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi atlet muda.

“Ajang seperti ini memberi pengalaman bertanding. Dari sini mereka bisa belajar, mengevaluasi diri, dan meningkatkan kualitas permainan,” jelasnya.

Kejuaraan tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Pontianak, sponsor, Perbasi, KONI, pelatih, ofisial, serta pihak lain yang terlibat dalam penyelenggaraan.

Dukungan berbagai pihak dinilai penting agar pembinaan basket tidak hanya bergantung pada pemerintah dan organisasi olahraga.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK