faktakalbar

1.184 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Risiko Karhutla Meningkat Sepekan ke Depan

Faktakalbar.id - Sebanyak 1.184 titik panas terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat dalam pemantauan selama 24 jam terakhir.

Penulis: Natash Thursday, 08 October 2026 📖 2 menit
1.184 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Risiko Karhutla Meningkat Sepekan ke Depan
Sebanyak 1.184 titik panas terdeteksi di Kalimantan Barat dalam pemantauan selama 24 jam terakhir. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Sebanyak 1.184 titik panas terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat dalam pemantauan selama 24 jam terakhir.

Data tersebut disampaikan BMKG Supadio Pontianak bersamaan dengan prakiraan cuaca Kalbar pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena sebagian wilayah Kalbar diprakirakan memiliki tingkat kemudahan terbakar yang tinggi dalam sepekan ke depan.

"Selanjutnya untuk pantauan titik panas di wilayah Kalimantan Barat selama 24 jam terakhir terdeteksi adanya 1.184 titik panas, kemudian untuk indeks kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan untuk satu minggu kedepan wilayah Kalimantan Barat masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar, terutama wilayah Kalimantan Barat bagian selatan," kata Debi.

Wilayah Kalbar bagian selatan menjadi kawasan yang perlu mendapat perhatian lebih dalam periode tersebut.

Potensi kebakaran hutan dan lahan diprakirakan meningkat ketika kondisi lingkungan mendukung terjadinya kebakaran.

Selain persoalan titik panas, kondisi cuaca Kalbar pada Kamis juga masih dipengaruhi kabut asap di sejumlah wilayah.

Pada pagi hingga siang hari, cuaca secara umum diprakirakan berawan.

Kabut asap masih berpotensi menyebabkan udara menjadi kabur di sejumlah daerah.

Hujan tetap berpeluang terjadi pada siang hingga sore hari.

Hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Pontianak, Kubu Raya, Sekadau, Sintang, dan Kapuas Hulu.

Hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Bengkayang, Sambas, Mempawah, Landak, dan Sanggau.

Pada malam hingga dini hari, sebagian wilayah Kapuas Hulu masih berpeluang mengalami hujan ringan.

Sementara itu, angin diprakirakan bergerak dari arah tenggara hingga barat daya.

Kecepatan angin berada pada kisaran 10 hingga 35 kilometer per jam.

Suhu udara diprakirakan mencapai 23 hingga 34 derajat Celsius.

Kelembapan udara berada pada kisaran 53 hingga 98 persen.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat perlu mewaspadai aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Potensi kebakaran dapat meningkat terutama di wilayah yang masuk kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.

Masyarakat juga perlu memperhatikan perkembangan cuaca karena hujan di satu wilayah tidak selalu terjadi merata.

Informasi mengenai perkembangan cuaca dan titik panas dapat dipantau melalui aplikasi Info BMKG.

BMKG Kalbar juga menyediakan informasi melalui situs resminya dan akun Instagram terverifikasi @BMKG_Kalbar.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK