Wali Kota Sebut AI dan Industri Kreatif Jadi Penopang Ekonomi Masa Depan di Pontianak

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka workshop pengembangan talenta kreatif dan kecerdasan buatan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka workshop pengembangan talenta kreatif dan kecerdasan buatan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“AI tidak lagi menjadi bayangan masa depan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” katanya memaparkan fakta di lapangan.

“Karena itu, kita harus mampu beradaptasi agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi pelaku,” sambung Edi memberikan motivasi.

Pemerintah kota terus menegaskan bahwa program penguatan kapasitas sumber daya manusia saat ini menjadi sebuah fokus kebijakan yang sangat strategis.

Fokus pemerintah daerah tidak hanya sekadar mementingkan pembangunan infrastruktur fisik melainkan juga aktif mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul.

Sumber daya manusia lokal diharapkan mampu memadukan sikap inovatif dan adaptif untuk memanfaatkan setiap kemajuan teknologi tersebut secara lebih bijak.

Edi memandang pelaksanaan workshop ini memiliki nilai yang sangat krusial karena turut memfasilitasi ruang kolaborasi baru bagi generasi muda dan pelaku usaha.

“Kemampuan memanfaatkan AI secara cerdas dan bertanggung jawab akan menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan global,” jelasnya kepada audiens.

Pemanfaatan perangkat lunak kecerdasan buatan diklaim dapat membantu penyelesaian berbagai macam beban pekerjaan menjadi jauh lebih cepat dan sangat efisien.

Kemudahan teknis tersebut mencakup proses pembuatan desain grafis, perancangan konten kreatif, efisiensi aktivitas pemasaran, hingga riset pengembangan produk baru.

Penggunaan teknologi mutakhir ini pada akhirnya harus diarahkan agar mampu memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan bagi para pelaku industri.

Edi turut menyebutkan bahwa potensi industri kreatif di Pontianak sangatlah besar untuk terus dikembangkan bersama dengan para talenta muda lokal.

Banyak generasi muda di kota khatulistiwa ini yang dinilai memiliki tingkat kecerdasan dan kreativitas tinggi disertai semangat pantang menyerah.

Tingkat pertumbuhan berbagai entitas komunitas kreatif di daerah ini juga terus menunjukkan tren positif dalam melahirkan berbagai gagasan segar.

“Kota Pontianak memiliki potensi besar,” ungkapnya bangga melihat antusiasme para peserta pelatihan.

“Kita punya generasi muda yang cerdas, kreatif, dan penuh semangat,” tambah Edi.

“Kita juga punya komunitas kreatif yang aktif dan terus berkembang,” tegasnya memuji ekosistem kreatif lokal.

Wali kota secara khusus menitipkan harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti serangkaian agenda workshop ini dengan serius hingga kegiatan selesai.

“Semoga workshop ini memberi manfaat dan menjadi pendorong ekonomi kreatif di Kota Pontianak,” pungkasnya menutup sambutan.

(*Red)