“Syukur, alhamdulillah gensetnya sudah datang. Listrik desa yang berasal dari genset bukan hanya dipakai untuk kebutuhan rumah tangga, tapi juga untuk beberapa fasilitas pelayanan publik seperti Puskesmas,” ujar Mikrad.
Sementara itu, pihak perusahaan pengelola kawasan industri mengklaim bahwa bantuan ini merupakan tindak lanjut dari program tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility) yang memang ditargetkan untuk wilayah penyangga berstatus terpencil.
“Sejak awal kehadiran PT DIB, elektrifikasi di pemukiman warga Desa Pelapis menjadi salah satu fokus program CSR kami. Bantuan genset ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat, termasuk di wilayah terpencil seperti Pulau Meledang,” jelas Government Relation Manager PT DIB, Seno Ario Wibowo.
Seno menambahkan, sebelum penyaluran genset baru ini, pihaknya sejak tahun lalu telah mensubsidi kebutuhan bahan bakar minyak dan biaya perawatan mesin genset yang tersebar di seluruh dusun Desa Pelapis untuk melayani sekitar 500 kepala keluarga.
Ke depan, pemerintah tingkat desa dan kecamatan diharapkan mampu mengelola bantuan ini secara swadaya agar usia pakai mesin dapat bertahan lama.
Baca Juga: Terlibat Pelanggaran Berat, Dua Personel Polres Kayong Utara Resmi Dipecat
(Mira)
















