Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Peta pembinaan olahraga di Kabupaten Kubu Raya kini resmi dikendalikan oleh nakhoda baru. Zulkarnaen terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kubu Raya melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang digelar di Aula Kantor Bupati setempat, Sabtu (11/4).
Kepastian kemenangan Zulkarnaen didapat setelah ia berhasil mengamankan dukungan mayoritas pemilih. Dari total 42 suara sah yang diperebutkan, Zulkarnaen mengantongi 27 suara, mengungguli kandidat lainnya, Joko Arianto, yang harus puas dengan perolehan 15 suara.
Terpilihnya Zulkarnaen langsung dihadapkan pada pekerjaan rumah yang tidak ringan. Ia memasang target ambisius untuk mendongkrak prestasi kontingen Kubu Raya secara drastis pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat tahun 2026 mendatang.
“Ini merupakan tanggung jawab yang harus kita pikul bersama. Kita targetkan untuk 2026 ini Kubu Raya bisa tembus di posisi 3 besar pada Porprov,” tegas Zulkarnaen usai ditetapkan sebagai pemenang.
Baca Juga: Enam Pekerja Jatuh dari Lift Proyek Masjid di Kubu Raya
Ambisi ini memaksa jajaran KONI Kubu Raya yang baru untuk bekerja ekstra keras. Sebagai catatan, pada gelaran Porprov sebelumnya di tahun 2022, perolehan medali Kabupaten Kubu Raya hanya mampu menempatkan mereka di peringkat ke-8 klasemen akhir.
Melompat dari posisi 8 ke jajaran 3 besar tentu membutuhkan perbaikan sistem pembinaan yang terukur.
Menyadari beratnya target tersebut, Zulkarnaen meminta seluruh cabang olahraga dan insan olahraga di Kubu Raya untuk segera menyudahi dinamika rivalitas pasca-pemilihan.
Menurutnya, tanpa konsolidasi dan rekonsiliasi internal, mustahil Kubu Raya bisa menyalip dominasi daerah lain.
















