Raksasa Fashion H&M Tutup 160 Toko Secara Permanen

Ilustrasi - H&M resmi menutup 160 toko secara permanen pada 2026 untuk fokus pada e-commerce. Simak strategi terbaru raksasa ritel busana ini di sini. (Dok. Ist)
Ilustrasi - H&M resmi menutup 160 toko secara permanen pada 2026 untuk fokus pada e-commerce. Simak strategi terbaru raksasa ritel busana ini di sini. (Dok. Ist)

Tekan Biaya Operasional Global

Selain beralih ke ranah digital, H&M menggunakan kebijakan ini untuk menekan biaya operasional yang terus membengkak. Penutupan gerai yang kurang menguntungkan memungkinkan perusahaan mengalokasikan sumber daya mereka ke lokasi-lokasi yang memberikan margin keuntungan lebih besar.

Baca Juga:Warna dan Warisan: Tenun Corak Insang Pontianak Tampil di Fashion Show Ladies Program APEKSI

Langkah ini mempertegas posisi H&M dalam persaingan ketat industri ritel busana dunia yang kini sangat bergantung pada kecepatan akses digital. Manajemen memastikan bahwa transformasi ini akan membawa dampak positif jangka panjang bagi stabilitas finansial merek asal Swedia tersebut.

(*Sr)