4. Risiko Kelebihan Kalori dan Lemak Jenuh
Meskipun bergizi, keju memiliki kepadatan kalori yang tinggi.
Jika dikonsumsi secara berlebihan tanpa kontrol, lemak jenuh dalam keju dapat memicu kenaikan berat badan dan meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Penting untuk selalu memperhatikan ukuran porsi harian kamu.
5. Memicu Reaksi bagi Pemilik Intoleransi Laktosa
Bagi sebagian orang yang memiliki lactose intolerance, mengonsumsi keju secara rutin bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti perut kembung atau diare.
Meski beberapa jenis keju keras memiliki kadar laktosa yang lebih rendah, kamu tetap harus waspada terhadap reaksi tubuh sendiri.
Baca Juga: Jaring Bakat Baru, PASI Gelar Kejuaraan Pontianak Open Atletik Akhir April 2026
(Mira)
















