Faktakalbar.id, MELAWI – Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa, menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk lebih proaktif dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Penguatan sektor pendapatan ini dinilai menjadi instrumen vital untuk memastikan keberlanjutan pembangunan di tengah tantangan keterbatasan anggaran saat ini.
Dalam agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten, Bupati Dadi menekankan bahwa kreativitas dalam mencari sumber pendapatan baru merupakan keharusan agar daerah tidak hanya bergantung pada dana perimbangan.
“Saat ini kita harus rajin dan pandai mencari sumber pendapatan. Kalau ingin Melawi berkembang, kuncinya ada pada PAD,” ujarnya.
Baca Juga: Krisantus Kurniawan Minta Pemkab Melawi Selektif Susun Program dan Awasi Operasional Perusahaan
Salah satu langkah konkret yang akan diambil adalah melakukan pembenahan pada sektor niaga dan pengelolaan kekayaan daerah. Dadi menyatakan akan segera melakukan penataan ulang terhadap aktivitas pasar serta mengoptimalkan penggunaan aset-aset milik pemerintah agar lebih bernilai ekonomis.
“Dalam waktu dekat kita akan melakukan penertiban pasar dan mengatur ulang pemanfaatan aset daerah agar lebih produktif,” tegasnya.
Bupati menjelaskan bahwa optimalisasi aset dapat dilakukan melalui berbagai skema, mulai dari pengembangan fasilitas mandiri hingga kerja sama pihak ketiga. Menurutnya, pemanfaatan lahan yang tepat akan memberikan kontribusi signifikan bagi kas daerah.
“Kita punya aset, punya lahan. Tinggal bagaimana kita kelola. Apakah nanti dibangun fasilitas atau disewakan, semua akan kita kaji agar memberikan manfaat maksimal,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh elemen aparatur sipil negara (ASN) bahwa peningkatan pendapatan daerah berbanding lurus dengan kesejahteraan pegawai, termasuk dalam pemberian tambahan penghasilan.
















