Faktakalbar.id, LOMBOK UTARA – Seorang nelayan bernama Ariyanto (28) menemukan sebuah benda yang diduga kuat sebagai Unmanned Underwater Vehicle (UUV) atau robot bawah air asal China di Perairan Selat Utara Trawangan, sekitar 10 mil dari Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (6/4/2026).
Baca Juga: 3 Hari Pencarian, TNI AL Temukan Korban Tenggelam di Perairan Ketapang
Benda yang menyerupai torpedo tersebut ditemukan pertama kali saat Ariyanto sedang mencari ikan di perairan tersebut pada pukul 08.00 WITA.
Temuan ini kemudian langsung dilaporkan kepada pihak berwajib di Pos TNI AL (Posal) Gili Air dan Pos Polisi (Pospol) Polsek Pemenang Gili Trawangan.
Setelah petugas tiba dan mengevakuasi benda tersebut ke daratan sekitar pukul 13.02 WITA, Detasemen Gegana Tim Penjinak Bom dan unit Kimia, Biologi, dan Radioaktif (KBR) segera melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan keamanan objek yang diduga sebagai alat observasi bawah laut itu.
Hasil pemeriksaan petugas memastikan bahwa tidak ditemukan adanya kandungan bahan peledak maupun zat radioaktif pada benda tersebut.
Setelah dinyatakan aman, petugas segera membuat berita acara serah terima barang bukti kepada Pangkalan TNI AL (Lanal) Mataram untuk diamankan.
Baca Juga: Kemhan Pilih Skema Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi untuk Perkuat TNI AL
Berdasarkan hasil identifikasi lebih lanjut, pada badan benda temuan tersebut terdapat teks berbahasa Mandarin bertuliskan “研制” (yán zhì), yang memiliki arti “penelitian dan pengembangan” atau “dikembangkan oleh”.
Temuan ini menguatkan dugaan bahwa benda tersebut merupakan robot bawah air atau UUV yang dikembangkan oleh China Shipbuilding Industry Corporation (CSIC).
(FR)
















