Baca Juga: Cuaca Ekstrem Landa Tasikmalaya, BNPB Peringatkan Bahaya Bencana di Masa Pancaroba
Berdasarkan laporan terkini dari Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), insiden banjir di Kabupaten Bogor ini pertama kali menerjang permukiman warga pada Sabtu (4/4/2026) pagi, sekitar pukul 07.30 WIB.
Banjir tersebut meluas dan merendam total 11 desa yang berada di wilayah Kecamatan Rumpin, Kecamatan Gunung Sindur, Kecamatan Kemang, Kecamatan Parung Panjang, Kecamatan Cigudeg, Kecamatan Bojonggede, hingga Kecamatan Ciseeng.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat bahwa bencana hidrometeorologi ini berdampak pada angka yang cukup signifikan, yakni mencapai 678 keluarga dengan total akumulasi 1.926 jiwa.
Beruntung, seiring dengan surutnya debit air, beberapa warga yang sebelumnya sempat mengungsi ke lokasi yang lebih aman kini telah diizinkan kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan.
Selain merendam area permukiman, BPBD juga melaporkan adanya kerusakan pada sejumlah infrastruktur akibat terjangan air bah tersebut.
Tercatat satu unit rumah warga mengalami rusak berat, satu unit rumah mengalami rusak ringan, dan tiga unit fasilitas pendidikan juga turut terdampak sehingga sempat mengganggu aktivitas di wilayah terkait.
Baca Juga: Update Bencana di Indonesia: Korban Banjir Demak Ditemukan, Pasca-Gempa Sulut Kondusif
Merespons rentetan kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah barat Indonesia, termasuk insiden angin kencang yang merusak 30 rumah di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu pada hari yang sama, BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan di masa peralihan cuaca.
Selain kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang kerap memicu banjir dan angin kencang, ancaman bahaya geologi seperti gempa bumi juga perlu menjadi perhatian bersama.
BNPB terus mendorong setiap warga untuk memiliki rencana evakuasi tingkat keluarga guna menekan risiko jatuhnya korban, salah satunya melalui partisipasi aktif dalam latihan evakuasi kebencanaan nasional yang rutin diselenggarakan setiap tanggal 26 April.
(*Red)
















