Badai Masalah Tetap Kalem? Ini Penjelasan Psikologis Kenapa Beberapa Orang Justru Santai Saat Diterpa Ujian

"Kenapa ada orang yang tetap santai meski banyak masalah? Simak penjelasan psikologis mengenai resiliensi, coping humor, hingga kemampuan menerima kenyataan."
Kenapa ada orang yang tetap santai meski banyak masalah? Simak penjelasan psikologis mengenai resiliensi, coping humor, hingga kemampuan menerima kenyataan. (Dok. Ist)

4. Kesadaran akan Batas Kendali (Locus of Control)

Orang yang terlihat santai biasanya memiliki internal locus of control yang kuat.

Mereka paham betul mana hal yang bisa mereka kendalikan dan mana yang tidak. Jika masalah tersebut berada di luar kendalinya (seperti takdir atau keputusan orang lain), mereka memilih untuk tidak membuang energi dengan mengeluh.

Mereka lebih fokus menikmati apa yang masih bisa dinikmati saat ini.

5. Fase Acceptance yang Lebih Cepat

Dalam teori lima tahap kesedihan, tahap terakhir adalah penerimaan (acceptance).

Orang-orang dengan mental baja biasanya mampu melewati tahap penyangkalan, marah, dan tawar-menawar dengan sangat cepat.

Begitu masalah datang, mereka langsung menerima kenyataan tersebut sebagai bagian dari hidup, sehingga energi mereka langsung beralih ke cara beradaptasi, bukan meratapi.

Baca Juga: Hidup Lebih Tenang dan Tangguh, Ini 5 Tips Menerapkan Paham Stoic di Era Modern

(Mira)