Kebakaran Lahan di Meliau Hanguskan 0,2 Hektare Area Ilalang, Polisi Ungkap Pemicunya

Kobaran api yang membakar area ilalang di kawasan Kuburan Cina, Dusun Meliau Hulu.
Kobaran api yang membakar area ilalang di kawasan Kuburan Cina, Dusun Meliau Hulu. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Peristiwa kebakaran lahan ilalang terjadi di kawasan Kuburan Cina, Dusun Meliau Hulu, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Diduga kuat, kebakaran seluas 0,2 hektare ini dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan di area kering.

Kejadian ini pertama kali diketahui setelah Kepolisian Sektor (Polsek) Meliau menerima laporan dari masyarakat yang melihat kobaran api mulai membesar di lokasi tersebut.

Baca Juga: Cegah Api Merembet ke Permukiman, TNI dan Warga Sigap Padamkan Kebakaran Lahan di Selakau Timur

Mendapatkan informasi itu, personel Polsek bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Meliau segera bergerak menuju tempat kejadian perkara guna mencegah api meluas di tengah kondisi vegetasi yang sangat rentan.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membakar area ilalang kering dengan intensitas yang cukup tinggi. Kondisi ini diperparah oleh faktor cuaca dan bahan bakar alami berupa hamparan rumput liar.

Berdasarkan keterangan awal warga, area kebakaran lahan di Meliau ini merupakan hamparan ilalang yang sebelumnya telah disemprot dengan cairan pembasmi gulma. Kondisi rumput yang sudah mati dan mengering tersebut membuat tanaman menjadi lebih mudah tersulut api dan mempercepat proses perambatan.

Dugaan sementara kepolisian menyebutkan bahwa insiden ini bermula dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh anak-anak yang tengah bermain layang-layang di sekitar lokasi. Percikan api kecil dari puntung rokok itu dengan cepat menyambar ilalang kering hingga menyebabkan kobaran api membesar secara cepat.

Kapolsek Meliau, Iptu Supar, menyampaikan bahwa jajarannya langsung mengambil langkah strategis begitu menerima aduan dari warga. Ia menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan Damkar menjadi kunci utama dalam penanganan cepat insiden lingkungan ini.

“Begitu mendapat informasi dari masyarakat, kami bersama Damkar segera turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Respons cepat ini penting untuk mencegah api meluas ke area lain yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar,” ujarnya.

Iptu Supar menjelaskan bahwa luas total area yang terdampak dalam peristiwa kebakaran lahan di Meliau ini diperkirakan mencapai kurang lebih 0,2 hektare.

Meski perambatan api tergolong masif, pihak kepolisian memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian harta benda milik warga dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: Nyaris Rambat Permukiman Warga, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan di Mempawah

Proses pemadaman berlangsung cukup intens mengingat api sempat membesar akibat embusan angin. Petugas gabungan berjibaku menyemprotkan air dengan peralatan yang tersedia.

Sekitar pukul 18.45 WIB, atau 45 menit pasca laporan diterima, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Pasukan pemadam kemudian melakukan proses pendinginan lahan guna memastikan tidak ada sisa titik api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Merespons rentetan kejadian ini, Kapolsek mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar hamparan lahan kering. Ia juga meminta para orang tua agar secara ketat meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang bermain di area rawan kebakaran.