“Untuk itu, saya menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta aparat desa setempat agar melakukan pengawasan secara ketat dan segera memasang rambu-rambu yang memadai sebagai bentuk perlindungan terhadap aset daerah,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipatif jangka panjang, Pemkab Ketapang telah resmi mengusulkan pembangunan fasilitas jembatan timbang di wilayah Jalan Pelang kepada Gubernur Kalimantan Barat.
“Kita ingin jalan ini dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. Karena itu, kepatuhan terhadap batas tonase sangat penting agar kualitas jalan tetap terjaga,” imbuh Alexander.
Kegiatan strategis ini turut dihadiri jajaran Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Kepala Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta perwakilan perusahaan swasta setempat.
Baca Juga: Jalan Provinsi di Ketapang Rusak Parah, Warga Tagih Janji Pemprov Kalbar dan DPRD
Setelah menyelesaikan agenda peresmian jalan, rombongan Bupati Ketapang melanjutkan rangkaian kunjungan kerja menuju Kecamatan Sungai Melayu Rayak.
Di sana, Alexander Wilyo meresmikan TPA Jami’ Al-Muttaqin yang dirangkai dengan acara selapanan dan halal bihalal bersama warga serta jajaran pengurus MWCNU Kecamatan Sungai Melayu Rayak.
Acara silaturahmi yang turut dihadiri Ketua Tanfidziyah PCNU Ketapang, KH Abdullah Al Faqir, ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi masyarakat pasca-Hari Raya Idulfitri.
(*Red)
















