Aqua Jadi Air Mineral Terpopuler di Asia

Ilustrasi - Cek daftar air kemasan paling populer di Asia tahun 2026. Aqua dari Indonesia bersaing ketat dengan Nongfu Spring dan Bisleri dalam pasar AMDK. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Cek daftar air kemasan paling populer di Asia tahun 2026. Aqua dari Indonesia bersaing ketat dengan Nongfu Spring dan Bisleri dalam pasar AMDK. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Industri air minum dalam kemasan (AMDK) di kawasan Asia menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat pada April 2026 ini. Laporan terbaru merilis daftar merek air mineral paling populer yang mendominasi pasar berbagai negara di benua kuning tersebut.

Merek asli Indonesia, Aqua, berhasil menempati posisi puncak sebagai salah satu pemain utama yang paling banyak konsumen kenali.

Keberhasilan ini mempertegas dominasi produk lokal dalam persaingan industri minuman kemasan di tingkat regional maupun global.

Baca Juga: Ramai Soal AQUA Pakai Sumur Bor, ESDM: Pengambilan Air Tanah Ada Aturannya

Dominasi Aqua di Pasar Indonesia dan Asia

Aqua memelopori industri air mineral kemasan di Indonesia sejak tahun 1973 dan terus menjaga kepercayaan pelanggan hingga saat ini. Perusahaan ini mengelola sumber mata air pegunungan yang terlindungi guna menjamin kualitas serta kemurnian setiap tetes airnya.

Volume penjualan yang tinggi di pasar domestik memberikan kontribusi besar terhadap popularitas merek ini di kancah Asia Tenggara. Konsumen memilih produk ini karena faktor ketersediaan yang luas serta standar keamanan pangan yang terjaga dengan sangat ketat.

Pesaing Tangguh dari Berbagai Negara Asia

Selain Aqua, merek Nongfu Spring asal China juga mencatatkan prestasi gemilang dengan kapitalisasi pasar yang sangat fantastis. Perusahaan milik Zhong Shanshan ini menguasai sebagian besar pangsa pasar di Tiongkok berkat kampanye pemasaran yang sangat masif.

Dari wilayah Asia Selatan, Bisleri tetap menjadi pemimpin pasar yang tak tergoyahkan di negara India selama beberapa dekade. Merek ini bahkan menjadi sinonim untuk air minum kemasan bagi jutaan penduduk di wilayah tersebut karena faktor kepercayaan.