Istana Pastikan Stok BBM Pertamina Aman Seluruh Indonesia

Ilustrasi SPBU Pertamina. Layanan SPBU Pertamina 54.835.14 Kuta Mandalika disiapkan secara optimal untuk melayani penonton dan wisatawan menjelang perhelatan MotoGP Mandalika 2025.
Ilustrasi SPBU Pertamina.(Dok. Ist)

Faktakalbar.id, JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, secara resmi memastikan tidak akan ada kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) pada periode waktu dekat ini.

Kebijakan strategis untuk menahan banderol harga bahan bakar tersebut dipastikan berlaku secara menyeluruh, baik untuk jenis BBM bersubsidi maupun produk BBM non-subsidi yang dipasarkan di seluruh stasiun pengisian.

Baca Juga: Isu Hoaks dan Fenomena Ikut-ikutan Picu Antrean BBM Kembali di SPBU Pontianak Selasa Malam

Kepastian terkait penahanan harga energi ini disampaikan oleh pihak Istana Negara di Jakarta pada Selasa (31/3/2026) guna meredam spekulasi dan kebingungan yang belakangan beredar luas di tengah publik.

Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa keputusan krusial untuk tidak melakukan penyesuaian atau kenaikan harga BBM ini diambil secara matang setelah pemerintah pusat melakukan serangkaian rapat koordinasi lintas sektoral yang komprehensif.

Rapat strategis tersebut melibatkan jajaran petinggi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta jajaran direksi PT Pertamina (Persero) selaku badan usaha milik negara penyalur bahan bakar utama.

Keputusan final untuk mempertahankan harga bahan bakar ini merupakan implementasi langsung dari arahan tegas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, guna menjaga stabilitas ekonomi rakyat.

“Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan. Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi,” kata Prasetyo.

Lebih lanjut, di samping memastikan perlindungan harga jual di tingkat konsumen akhir, pemerintah pusat juga memberikan jaminan penuh terkait ketahanan pasokan energi nasional.

Distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak di seluruh depo penyaluran di Indonesia dipastikan dalam kondisi aman dan tercukupi untuk memenuhi tingginya tingkat mobilitas harian masyarakat.