Harga TBS Sawit Kalbar Periode IV Maret Naik Tembus Rp3.765 per Kg

Ilustrasi: Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di salah satu perkebunan. GAPKI menyoroti tantangan penurunan produktivitas di sektor hulu industri sawit. (Dok. Ist)
Ilustrasi: Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. (Dok. Ist)

Baca Juga: Harga Minyak Sawit Melemah, Tertekan Penguatan Ringgit Malaysia ke Level Tertinggi

Kesepakatan tersebut dicapai melalui perumusan bersama antara unsur pemerintah daerah, kalangan pengusaha kelapa sawit, dan perwakilan pekebun.

Dari hasil rumusan terbaru, tercatat harga TBS sawit Kalbar tertinggi diperuntukkan bagi tanaman kelapa sawit yang telah memasuki usia produktif 10 sampai 20 tahun. Harganya secara resmi ditetapkan menyentuh angka Rp3.765,46 per kilogram (kg), mengalami lonjakan sebesar Rp146,20 per kg dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Sementara itu, untuk patokan terendah yang berasal dari tanaman kelapa sawit muda berusia tiga tahun, harganya dipatok pada angka Rp2.829,64 per kg, yang berarti ikut naik sebesar Rp110,04 per kg. Secara keseluruhan, rata-rata nominal harga kelapa sawit di tingkat petani di wilayah Kalimantan Barat disepakati sebesar Rp3.600,34 per kg. Angka tersebut mencatatkan tren positif kenaikan harga rata-rata senilai Rp139,80 per kg.

Penyesuaian ketetapan ini tidak terlepas dari pergerakan harga komoditas turunan kelapa sawit di pasar. Harga Crude Palm Oil (CPO) pada periode ini dikonfirmasi naik Rp581,85 per kg menjadi Rp15.582,74 per kg. Peningkatan juga terjadi pada komoditas inti sawit atau Palm Kernel (PK) yang kini dibanderol di angka Rp15.007,62 per kg setelah menguat sebesar Rp681,69 per kg. Penetapan harga ini menggunakan perhitungan matang pada faktor Indeks K bulan Maret 2026 yang dikunci di level 91,69 persen.

Baca Juga: Harga TBS Sawit Kalbar Periode I-November 2025 Ditetapkan, Umur 10-20 Tahun Tembus Rp 3.358/Kg

Penetapan harga periode keempat ini didasarkan murni pada kalkulasi rata-rata realisasi kontrak penjualan CPO dan PK (Free on Board / FOB Kalbar di luar Pajak Pertambahan Nilai) sepanjang 16 hingga 22 Maret 2026. Tercatat, realisasi total volume kontrak penjualan CPO mencapai 26.100 ton dengan harga rata-rata Rp15.565 per kg. Meski harga naik, angka volume penjualan ini merosot 61 persen dari transaksi sebelumnya.

Sebagai instrumen pembanding, harga referensi CPO pada Kantor Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) FOB Dumai atau Belawan rata-rata tercatat di angka Rp15.858 per kg. Sesuai amanat Peraturan Gubernur (Pergub) Kalbar Nomor 86 Tahun 2022, penetapan harga jual patokan ini rutin dieksekusi sebanyak empat kali dalam sebulan guna menjaga stabilitas harga di tingkat pekebun sawit.

(*Red)