“Kami tahu kenaikan biaya bahan bakar berdampak pada anggaran keluarga, dan itulah mengapa kami sekali lagi mengambil tindakan tegas dan menentukan untuk melindungi warga Tasmania,” ujar Jeremy Rockliff.
Kenaikan harga BBM di Australia dipicu oleh konflik bersenjata antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran yang berdampak langsung pada stabilitas pasokan energi dunia.
Situasi ini sempat memicu aksi panic buying di sejumlah SPBU di Australia hingga stok bahan bakar sempat dilaporkan menipis.
Meski demikian, beberapa negara bagian lain di Australia hingga saat ini masih menolak untuk menerapkan kebijakan transportasi gratis tersebut.
Baca Juga: Walkota Singkawang dan Bupati Bengkayang “Biang Kerok” Antrean BBM di Kalbar
(Mira)
















