Faktakalbar.id, CANBERRA — Dua negara bagian di Australia mengambil langkah radikal dengan menggratiskan layanan transportasi umum bagi warganya.
Kebijakan ini diambil menyusul lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang kian tak terkendali akibat eskalasi perang di Timur Tengah dan penutupan jalur vital Selat Hormuz.
Negara bagian Victoria mengumumkan penghapusan tarif transportasi umum selama bulan April 2026. Sementara itu, Tasmania melangkah lebih jauh dengan menggratiskan layanan bus, kereta api, hingga feri bagi para komuter hingga akhir Juni 2026.
Langkah ini menjadi upaya darurat pemerintah setempat untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi di tengah krisis energi global.
Baca Juga: Polsek Kawal Distribusi BBM di Meliau Sanggau, Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, sebelumnya juga telah menginstruksikan pengurangan pajak bahan bakar nasional sebesar 26,3 sen per liter guna meringankan beban finansial rumah tangga.
Pemimpin negara bagian Victoria, Jacinta Allan, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan respons cepat atas situasi sulit yang menghimpit ekonomi warga.
“Kebijakan ini tidak akan menyelesaikan semua masalah, tetapi ini adalah langkah segera untuk membantu warga Victoria saat ini,” tegas Jacinta Allan, Sabtu (28/3/2026).
Senada dengan Victoria, pemerintah Tasmania juga mengklaim langkah ini sebagai bentuk perlindungan ekonomi terhadap anggaran keluarga yang terkuras oleh biaya transportasi.
















