Sering Merasa Melankolis? Ini 5 Alasan Psikologis Kenapa Jam Sore Membuat Manusia Cenderung Sensitif

"Sering merasa sedih atau marah saat sore hari? Simak 5 alasan psikologis kenapa jam sore membuat manusia lebih sensitif, mulai dari decision fatigue hingga ritme sirkadian."
Sering merasa sedih atau marah saat sore hari? Simak 5 alasan psikologis kenapa jam sore membuat manusia lebih sensitif, mulai dari decision fatigue hingga ritme sirkadian. (Dok. Ist)

4. Transisi Peran yang Melelahkan

Sore hari adalah waktu transisi dari peran profesional (pekerja/pelajar) kembali menjadi peran pribadi (anggota keluarga/individu).

Proses switching atau perpindahan peran ini membutuhkan energi mental yang besar.

Rasa lelah akibat akumulasi interaksi sosial sepanjang hari membuat seseorang merindukan ruang privat, sehingga gangguan sekecil apa pun saat proses transisi ini berlangsung akan memicu reaksi yang lebih sensitif.

5. Efek Pencahayaan dan Ritme Sirkadian

Perubahan intensitas cahaya matahari saat sore hari memengaruhi produksi melatonin dalam otak.

Cahaya yang mulai meredup secara alami memberikan sinyal pada tubuh untuk mulai beristirahat, namun tuntutan aktivitas yang masih berjalan menciptakan konflik internal.

Ketidakseimbangan antara keinginan biologis untuk istirahat dan tuntutan lingkungan ini menyebabkan seseorang merasa lebih melankolis atau kehilangan kesabaran lebih cepat.

Baca Juga: Bukan karena Harta, Ini Alasan Psikologis Mengapa Ada Orang yang Sangat Mudah Bahagia

(Mira)