4. Penurunan Respon Stres dan Kortisol
Saat perasaan biasa saja atau tertekan, hormon kortisol sering kali membuat kita merasa berat dan lamban.
Sebaliknya, kebahagiaan menekan produksi kortisol, sehingga otot-otot tubuh lebih relaks dan jantung bekerja lebih efisien.
Kondisi fisik yang prima ini memungkinkan Anda melakukan aktivitas fisik atau mental dalam durasi yang lebih lama tanpa merasa terbebani.
5. Efek Aliran (Flow State) yang Lebih Mudah Dicapai
Orang yang sedang bahagia lebih mudah memasuki kondisi flow, yaitu keadaan di mana seseorang begitu tenggelam dalam suatu aktivitas hingga lupa waktu.
Dalam kondisi ini, produktivitas meningkat hingga berkali-kali lipat.
Kebahagiaan menjadi pintu masuk tercepat untuk mencapai konsentrasi penuh ini, yang sangat sulit diraih jika suasana hati sedang datar atau negatif.
Baca Juga: Padukan Olahraga dan Ekonomi Kreatif, Turnamen Mini Soccer Piala Ketua DPRD Pontianak Resmi Digelar
(Mira)
















