Lifestyle  

Energi Penuh di Pagi Hari Tapi Ngantuk Menjelang Siang? Ternyata Ini Penyebabnya

"Merasa segar saat bangun tapi loyo menjelang siang? Kenali penyebab rasa kantuk mendadak mulai dari pengaruh hormon kortisol hingga efek sugar crash setelah sarapan."
Merasa segar saat bangun tapi loyo menjelang siang? Kenali penyebab rasa kantuk mendadak mulai dari pengaruh hormon kortisol hingga efek sugar crash setelah sarapan. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Banyak orang merasakan lonjakan energi yang luar biasa saat baru bangun tidur, namun tiba-tiba merasa lunglai dan mengantuk saat jam menunjukkan pukul 10.00 atau 11.00 siang.

Kondisi ini sering kali membingungkan, terutama bagi mereka yang sudah merasa cukup tidur namun tetap mengalami penurunan fokus secara mendadak.

Fenomena ini bukanlah hal aneh, melainkan hasil dari cara kerja tubuh dalam mengelola energi dan hormon.

Memahami transisi energi ini sangat penting agar produktivitas Anda tidak merosot tepat sebelum jam makan siang tiba.

Baca Juga: 4 Alasan Kenapa Anda Sangat Mengantuk Setelah Minum Obat

Berikut adalah penjelasan mengapa energi pagi hari terasa penuh namun berubah menjadi kantuk menjelang siang:

1. Efek Hormon Kortisol di Pagi Hari

Saat Anda bangun tidur, tubuh secara alami melepaskan hormon kortisol dalam jumlah besar.

Hormon ini sering disebut sebagai hormon stres, namun fungsinya adalah untuk memberikan alarm alami agar tubuh terjaga dan waspada.

Lonjakan kortisol inilah yang membuat Anda merasa sangat bertenaga di jam-jam awal setelah bangun. Namun, seiring berjalannya waktu, kadar kortisol ini akan mulai menurun secara bertahap menuju siang hari.

2. Lonjakan dan Penurunan Gula Darah (Sugar Crash)

Apa yang Anda konsumsi saat sarapan sangat menentukan stabilitas energi.

Jika Anda mengonsumsi sarapan yang tinggi karbohidrat sederhana atau gula (seperti roti putih atau minuman manis), tubuh akan mengalami lonjakan gula darah yang cepat.

Namun, lonjakan ini akan diikuti dengan penurunan drastis yang dikenal sebagai sugar crash.

Penurunan mendadak inilah yang memicu rasa kantuk dan lemas di pagi menjelang siang.

3. Akumulasi Adenosin dalam Otak

Adenosin adalah zat kimia di otak yang menumpuk selama kita terjaga.

Semakin lama kita bangun, semakin banyak adenosin yang terkumpul, yang fungsinya memberi sinyal kepada tubuh bahwa sudah waktunya beristirahat.

Meskipun efeknya sering teredam oleh kafein di pagi hari, rasa kantuk yang muncul menjelang siang bisa jadi merupakan tanda bahwa tekanan adenosin mulai mengalahkan pengaruh dorongan energi dari hormon pagi hari.