3. Festival Ogoh-Ogoh yang Spektakuler Sebelum Keheningan
Tepat satu hari sebelum Nyepi, suasana justru berbanding terbalik dengan hadirnya malam pengerupukan.
Masyarakat akan mengarak Ogoh-ogoh, yaitu patung raksasa yang melambangkan kekuatan jahat atau sifat buruk manusia (Bhuta Kala).
Setelah diarak keliling desa dengan iringan gamelan yang riuh, patung-patung ini akan dibakar sebagai simbol pemusnahan sifat-sifat negatif sebelum memasuki hari yang suci dan hening.
4. Langit Malam yang Paling Bertabur Bintang
Karena tidak ada satu pun lampu yang menyala di seluruh wilayah, polusi cahaya menghilang total saat malam Nyepi.
Fakta uniknya, ini adalah momen terbaik bagi para pencinta astronomi untuk melihat galaksi Bima Sakti secara kasat mata.
Tanpa gangguan cahaya buatan, jutaan bintang akan terlihat sangat jelas dan terang di langit malam, menciptakan pemandangan milky way yang spektakuler dan menenangkan jiwa.
Baca Juga: Nyepi 2026: Pahami 4 Larangan Catur Brata Penyepian Jika Sedang Berada di Bali
(Mira)
















