“Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga melebar ke kanan,” tambahnya.
Pada saat yang bersamaan, dari arah yang berlawanan melaju sepeda motor Honda Vario yang dikendarai oleh Iskandar dengan posisi berjalan lurus di jalurnya. Karena jarak antara kedua kendaraan bermotor tersebut sudah terlalu dekat, tabrakan frontal pun tidak dapat dihindari lagi.
“Akibat benturan keras tersebut, kedua pengendara mengalami luka serius di bagian kepala, mulut dan hidung mengeluarkan darah. Bahkan, salah satu korban juga mengalami patah pada bagian tangan,” jelasnya.
Menindaklanjuti laporan warga terkait kecelakaan maut di Pontianak Timur, petugas piket unit laka lantas Polresta Pontianak langsung diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP).
Di lokasi, aparat segera melakukan olah TKP awal, mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor, serta mengevakuasi jasad kedua korban menuju Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Pontianak.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah TKP sementara di lapangan, pihak kepolisian menduga kuat bahwa kecelakaan ini dipicu oleh faktor kelalaian berkendara yang menyebabkan salah satu kendaraan memakan jalur arah berlawanan.
“Diduga kecelakaan terjadi akibat faktor manusia, yakni kelalaian dalam menjaga jalur saat berkendara,” katanya.
(*Red)
















