Faktakalbar.id, TEHERAN – Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeklaim kembali membombardir wilayah Israel dan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah menggunakan deretan rudal balistik dan rudal hipersonik, Jumat (13/03/2026).
Baca Juga: IRGC Serang Markas Staf Umum IDF dan Gedung Kemhan Israel
Serangan yang menandai aksi ke-44 Iran ini meluncurkan berbagai jenis rudal canggih, di antaranya rudal hipersonik Khorramshahr, Kheiber Shekan, dan Fattah.
Selain itu, IRGC juga mengerahkan rudal balistik jenis Imad dan Qadr untuk menghujani target-target strategis.
Dikutip dari kantor berita Iran, Tasnim News, rudal-rudal tersebut menghantam wilayah utara Israel seperti Kota Kiryat Shmona, Haifa, Hadera, hingga kompleks militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
IRGC menyatakan serangan massal ini dilakukan untuk memperingati meninggalnya Jenderal Qasem Soleiman, pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah, serta pemimpin Palestina Yahya Sinwar.
Operasi ini merupakan lanjutan dari kampanye militer ke-43 bertajuk Operation True Promise 4.
Sebelumnya, Iran mengeklaim operasi tersebut berhasil menghantam posisi militer Israel di Tel Aviv, Eilat, dan sebelah barat Al-Quds.
Dalam rangkaian serangan terbaru, IRGC juga mengaku telah menjatuhkan pesawat pengisian bahan bakar Boeing KC-130 Stratotanker milik AS yang menewaskan enam awak pesawat.
Baca Juga: Komandan AL IRGC Ancam Bakar Kapal di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terancam Tembus 200 Dolar
















