Gunakan Tangki Modifikasi, Lima Terduga Pelaku Penyalahgunaan BBM di Pontianak Diringkus Polisi

Ilustrasi kendaraan roda dua yang bagian tangki bahan bakarnya telah dimodifikasi sedemikian rupa agar mampu menampung BBM bersubsidi dalam jumlah berkali lipat dari kapasitas standar.
Ilustrasi kendaraan roda dua yang bagian tangki bahan bakarnya telah dimodifikasi sedemikian rupa agar mampu menampung BBM bersubsidi dalam jumlah berkali lipat dari kapasitas standar. (Dok. Ist)

“Setibanya di TKP, petugas mendapati lima orang laki-laki sedang menyalin BBM jenis Pertalite dari sepeda motor ke dalam jerigen yang telah disiapkan,” ujarnya.

Modus operandi yang digunakan oleh para pelaku dalam melancarkan aksi penyalahgunaan BBM di Pontianak ini tergolong sistematis. Mereka diduga secara berulang kali melangsir atau melakukan pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dengan menggunakan sepeda motor yang kapasitas tangkinya sudah diperbesar atau dimodifikasi.

Setelah tangki penuh, mereka kembali ke lokasi penampungan untuk menguras dan memindahkan isinya ke dalam jerigen penampung berkapasitas besar.

Baca Juga: Polisi Jamin Stok BBM di Kubu Raya Aman dan Perketat Pengawasan SPBU Jelang Mudik

Kini, kelima terduga pelaku beserta seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi yang meliputi sepeda motor dengan tangki modifikasi dan sejumlah jerigen berisi Pertalite telah digelandang ke Markas Polsek Pontianak Selatan guna menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman terhadap keterangan para pelaku untuk mengungkap secara utuh jaringan distribusi ilegal ini.

Langkah hukum ini menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam menindak tegas segala bentuk kejahatan migas yang merugikan negara serta memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak menerimanya.

(*Red)