Tolak Autopsi, Keluarga Tetap Minta Polisi Usut Kematian Santri di Kubu Raya

Polres Kubu Raya menyelidiki kasus kematian santri di Kubu Raya asal Ponpes Labbaik. Korban sempat dirawat akibat pembengkakan otak dan luka wajah.
Polres Kubu Raya menyelidiki kasus kematian santri di Kubu Raya asal Ponpes Labbaik. Korban sempat dirawat akibat pembengkakan otak dan luka wajah. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan oleh Unit PPA Satreskrim Polres Kubu Raya bersama KPAI dan stakeholder terkait. Saat ini kami juga masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit sebagai bagian dari proses pengumpulan alat bukti,” ujar Ade, Jumat (13/3/2026).

Pihak kepolisian berkomitmen untuk menangani perkara tersebut secara transparan, objektif, dan profesional. Polisi juga meminta publik untuk tidak menyebarkan isu yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum tentu benar di media sosial. Percayakan proses ini kepada pihak kepolisian yang saat ini masih bekerja maksimal untuk mengungkap fakta sebenarnya dan memberikan keadilan bagi pihak korban,” tegasnya.

Polres Kubu Raya saat ini juga membuka ruang bagi pihak-pihak yang memiliki informasi atau keterangan relevan terkait kejadian tersebut untuk melapor guna membantu percepatan proses penyelidikan perkara.

(*Red)