5 Tips Tegas Menghadapi Catcalling di Ruang Publik demi Keamanan Diri

"Jangan diam saja, simak 5 tips menghadapi catcalling secara cerdas dan aman di ruang publik untuk menjaga kesehatan mental dan keamanan Anda."
Jangan diam saja, simak 5 tips menghadapi catcalling secara cerdas dan aman di ruang publik untuk menjaga kesehatan mental dan keamanan Anda. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Berjalan sendirian di ruang publik seharusnya menjadi hal yang aman dan nyaman bagi siapa saja.

Namun, realitanya banyak orang masih sering mengalami catcalling atau pelecehan verbal di jalanan.

Mulai dari siulan, godaan yang tidak diinginkan, hingga komentar tidak senonoh atas fisik seseorang.

Menghadapi situasi ini tentu bisa memicu rasa kesal, takut, atau bahkan trauma.

Baca Juga: “She Used To Be Mine”: Lagu untuk Kamu yang Lelah Pura-Pura Kuat Sendirian

Meskipun kesalahan sepenuhnya ada pada pelaku, membekali diri dengan cara merespons yang tepat sangat penting untuk menjaga keamanan dan kesehatan mental Anda.

Berikut adalah 5 tips praktis menghadapi catcalling saat berada di ruang publik:

1. Percayalah pada Insting Anda

Keamanan Anda adalah prioritas utama.

Jika Anda merasa situasi tersebut berpotensi membahayakan, insting fight or flight Anda biasanya akan bereaksi.

Jika merasa tidak aman untuk menegur, lebih baik terus berjalan dengan langkah pasti dan segera menuju ke tempat yang lebih ramai atau meminta bantuan orang sekitar.

2. Tunjukkan Bahasa Tubuh yang Tegas

Para pelaku catcalling sering kali mencari sasaran yang terlihat lemah atau ragu-ragu.

Cobalah untuk tetap tenang dan tunjukkan body language yang percaya diri.

Berjalan dengan tegak dan tatapan mata yang lurus ke depan bisa memberikan kesan bahwa Anda tidak terintimidasi oleh gangguan mereka.

3. Berikan Respons Singkat dan Tegas (Jika Aman)

Jika Anda merasa cukup aman untuk merespons,

berikan teguran singkat tanpa perlu berdebat panjang.

Ucapan seperti “Itu tidak sopan” atau “Jangan lakukan itu” dengan nada datar sudah cukup untuk menunjukkan bahwa tindakan mereka tidak bisa diterima.

Hindari membalas dengan kata-kata kasar yang justru bisa memicu eskalasi emosi pelaku.