Tingkatkan Kompetensi Warga, Disnaker Pontianak Jadwalkan 10 Pelatihan Kerja Sepanjang 2026

Kepala Disnaker Kota Pontianak Iwan Amriady saat memeriksa dokumen rencana program pelatihan kerja tahun anggaran 2026 di ruang kerjanya. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Kepala Disnaker Kota Pontianak Iwan Amriady saat memeriksa dokumen rencana program pelatihan kerja tahun anggaran 2026 di ruang kerjanya. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAKDinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pontianak resmi menyiapkan 10 program pelatihan kerja sepanjang tahun anggaran 2026.

Baca Juga: Jelang Idul Fitri, Warga Pontianak Tetap Minati Belanja Baju Lebaran Secara Offline

Langkah ini diambil untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing masyarakat agar lebih siap memasuki dunia kerja maupun membuka lapangan usaha mandiri, Kamis (12/3/2026).

Kepala Disnaker Kota Pontianak Iwan Amriady menjelaskan bahwa seluruh program disusun berdasarkan analisis kebutuhan pasar kerja saat ini.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai ratusan orang di setiap bidang keterampilan yang dibuka.

“Kami menyiapkan berbagai jenis pelatihan agar masyarakat memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja maupun untuk membuka usaha sendiri,” ujar Iwan di ruang kerjanya.

Rangkaian pelatihan dijadwalkan dimulai pada April 2026, yang diawali dengan pelatihan mesin pendingin (kuota 15 peserta) dan pelatihan satpam (kuota 25 peserta).

Pada bulan Mei, Disnaker memfokuskan pada bidang kreatif melalui pelatihan video editor (kuota 20 peserta) dan digital marketing (kuota 20 peserta).

Tren keterampilan populer berlanjut pada Juni dengan pelatihan barista (kuota 20 peserta) dan make up artist atau MUA (kuota 30 peserta).

Baca Juga: Seminggu Jelang Lebaran, Pedagang Pakaian Offline di Pontianak Keluhkan Gempuran Toko Online

Memasuki pertengahan tahun, pada Juli akan digelar pelatihan K3 Muda (kuota 20 peserta), disusul pelatihan menjahit pada Agustus (kuota 20 peserta) yang mencatat 205 pendaftar.

Puncak minat pendaftar terjadi pada akhir tahun, yakni pelatihan kewirausahaan di bulan September dengan 208 pendaftar (kuota 40 peserta) dan pelatihan pembuatan cookies di bulan Oktober yang diminati oleh 241 pendaftar (kuota 20 peserta).

Iwan menegaskan, para pendaftar yang lolos kurasi awal akan dihubungi langsung oleh pihak Disnaker melalui pesan WhatsApp untuk mengikuti tahapan seleksi.

Kehadiran dalam proses seleksi ini bersifat wajib.