“Melalui kegiatan ini kita ingin menanamkan rasa cinta tanah air kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang berada di wilayah perbatasan agar selalu bangga menjadi bagian dari NKRI,” ujarnya.
Di samping menanamkan nilai-nilai patriotisme, pelaksanaan kegiatan ini juga difungsikan sebagai sarana efektif untuk mempererat hubungan emosional dan sinergitas antara TNI dengan masyarakat di wilayah desa binaan.
Kemanunggalan TNI dan rakyat yang tercipta dari rasa kebersamaan serta budaya gotong royong ini diharapkan mampu memelihara semangat komunal dalam menjaga kedaulatan negara secara berkelanjutan.
Masyarakat setempat dilaporkan menyambut sangat antusias kegiatan pembentukan Kampung Merah Putih di Sambas tersebut.
Warga Dusun Sempadan merasa sangat bangga dapat berpartisipasi secara aktif dan langsung dalam menghias tempat tinggal mereka dengan balutan nuansa merah putih.
Partisipasi aktif ini merupakan wujud nyata kecintaan masyarakat Desa Temajuk terhadap identitas bangsa dan negara Indonesia.
Terbentuknya kawasan bernuansa kebangsaan di titik terluar wilayah administratif Kabupaten Sambas ini diharapkan tidak hanya berakhir sebagai ajang seremonial belaka.
Kehadiran kampung tersebut diproyeksikan dapat terus berdiri tegak sebagai simbol ketangguhan semangat nasionalisme serta komitmen bersama seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan NKRI dari segala bentuk ancaman di kawasan perbatasan.
(*Red)
















