“Aktivitas meningkat, rumah kos bertambah penghuninya, perekonomian bergerak, dan jumlah konsumen UMKM juga meningkat,” jelasnya.
Sinergi ini juga membuka ruang bagi inovasi dari berbagai program studi, seperti Teknik Mesin dan Kesehatan Masyarakat, untuk menciptakan solusi penanganan sampah dari skala rumah tangga hingga perkantoran.
Selain itu, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari tujuh fakultas di UMP akan disinkronkan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna membenahi wilayah yang masih tergolong kumuh.
Rektor UMP Heriansyah menegaskan bahwa fokus utama dari kemitraan ini adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
“Sebagai lembaga pendidikan, yang paling penting adalah pengembangan sumber daya manusia, baik bagi mahasiswa maupun dosen, agar dapat berkontribusi dan memberi manfaat bagi Pemerintah Kota Pontianak,” imbuhnya.
Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Pontianak, UMP menyatakan kesiapannya mendukung program pemerintah, terutama dalam aspek pertumbuhan ekonomi dan pengelolaan lingkungan.
Heriansyah mengakui bahwa dukungan pemerintah daerah sangat vital bagi kemajuan institusi pendidikan.
“UMP tidak bisa berkembang tanpa dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah kota,” pungkasnya.
(FR)
















