Faktakalbar.id, SINGKAWANG – Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie memimpin rapat penyampaian dokumen Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan terkait rencana kerja sama pembangunan dan pengembangan air bersih di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Semelagi.
Baca Juga:Â Wali Kota Singkawang Larang Main Layang-layang di Kawasan Keselamatan Bandara
Proyek ini diproyeksikan memiliki kapasitas produksi sebesar 200 liter per detik guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, Selasa (10/03/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Direktur PDAM Gunung Poteng, serta perwakilan manajemen PT Lingkaran Borneo Sinergi dan jajaran perangkat daerah terkait.
Pertemuan tersebut merupakan langkah konkret dalam menindaklanjuti rencana kemitraan antara PERUMDA Air Minum Gunung Poteng Kota Singkawang dengan PT Lingkaran Borneo Sinergi.
Fokus utama kerja sama ini adalah pengembangan sistem penyediaan air bersih yang lebih modern dan terintegrasi untuk memperluas jangkauan layanan kepada warga.
Dalam pemaparannya, tim PT Lingkaran Borneo Sinergi menyajikan kajian mendalam yang mencakup aspek teknis, finansial, hingga skema operasional pembangunan IPA Semelagi.
Dokumen studi kelayakan ini menjadi instrumen vital dalam menilai kesiapan serta profil risiko sebelum kerja sama resmi dilaksanakan.
Baca Juga:Â Pemkot Singkawang Perkuat Tata Kelola Arsip Digital Melalui Aplikasi SRIKANDI
Wali Kota Tjhai Chui Mie menekankan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda.
Ia meminta seluruh pihak memastikan perencanaan dilakukan secara matang agar implementasi di lapangan berjalan optimal tanpa hambatan berarti.
















