Adaptasi dan Toleransi Tubuh
Kebiasaan mengonsumsi kopi secara rutin melatih tubuh untuk beradaptasi. Reseptor di dalam otak menyesuaikan diri sehingga efek stimulan dari minuman ini menjadi lemah seiring berjalannya waktu.
Penikmat kopi harian membutuhkan takaran kafein yang jauh lebih besar untuk merasa terjaga pada malam hari.
Baca Juga: Mitos atau Fakta: Benarkah Minum Kopi Bikin Darah Tinggi Melonjak?
Kandungan Kafein dalam Biji Kopi
Pilihan biji kopi dan metode penyeduhan memengaruhi jumlah zat stimulan yang masuk ke dalam tubuh. Kopi jenis arabika memiliki kandungan kafein yang lebih rendah daripada jenis robusta.
Seseorang sering kali memilih racikan yang ringan pada malam hari sehingga waktu istirahat mereka terjaga dengan baik.
(*Sr)
















