Cegah Kelangkaan, Polsek Putussibau Utara dan Pertamina Sidak Distribusi BBM Subsidi

Personel kepolisian bersama perwakilan Pertamina saat melakukan inspeksi mendadak untuk mengecek ketersediaan stok BBM subsidi di salah satu SPBU wilayah Putussibau Utara.
Personel kepolisian bersama perwakilan Pertamina saat melakukan inspeksi mendadak untuk mengecek ketersediaan stok BBM subsidi di salah satu SPBU wilayah Putussibau Utara. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, KAPUAS HULU – Kepolisian Sektor (Polsek) Putussibau Utara bersama pihak Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) serta pengawasan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Kegiatan ini menyasar dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, pada Selasa (10/3/2026) pagi.

Baca Juga: Warga Kapuas Hulu Nilai Edaran Bupati Terkait BBM Belum Sentuh Masalah Harga di Kios Eceran

Kegiatan pengawasan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan di SPBU PT Gelora Kapuas di Jalan Komyos Sudarso, Putussibau Kota, serta SPBU PT Kedamin Maju Mandiri II di Jalan Lintas Utara, Desa Pala Pulau.

Sidak dipimpin langsung oleh Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Sintang, Bisma Abdillah, bersama Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan dan Sumber Daya Alam (Kabag Ekbang SDA) Kabupaten Kapuas Hulu, Budi Prasetyo.

Dalam pelaksanaannya, jajaran Polsek Putussibau Utara menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan pengamanan dan pemantauan langsung di lapangan guna memastikan distribusi pascakenaikan harga BBM subsidi berjalan lancar sesuai aturan.

Personel kepolisian yang bertugas meliputi Aiptu Suprapto, Aipda Ari Mariadi, Aipda Ebenezer Bukit, Bripka Suprayogo, Brigpol Volgentius Matius, Briptu Natalis Adi, serta Briptu Rahmad Hanafi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di SPBU PT Gelora Kapuas, petugas mendapati stok BBM subsidi jenis Pertalite masih tersedia sekitar 8.000 liter dari total kuota bulanan sebanyak 160.000 liter.

BBM Pertalite di lokasi ini dipasarkan sesuai harga resmi yakni Rp10.000 per liter. Namun, untuk BBM jenis Solar maupun Dexlite terpantau dalam kondisi kosong.