“Masyarakat silakan datang membawa emasnya untuk dicek keasliannya atau dicuci. Tidak ada syarat khusus, tujuan kami murni untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang pentingnya investasi emas,” tambahnya.
Melalui festival ini, pihak Pegadaian menyosialisasikan kemudahan berinvestasi lewat aplikasi Tring. Aplikasi tersebut dirancang agar masyarakat dapat membeli, menjual, dan memantau investasi emas secara mandiri dan praktis dari perangkat masing-masing.
Selain mendorong literasi finansial, Abdul Lafaz menjelaskan bahwa pelibatan UMKM lokal dalam kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha memperluas pasar mereka selama bulan Ramadan.
Terkait tren investasi, Abdul Lafaz memaparkan bahwa minat masyarakat terhadap emas terus meningkat. Saat ini, total kelolaan emas Pegadaian secara nasional telah menyentuh angka 147 ton.
Pertumbuhan kinerja emas di Pegadaian juga tercatat melonjak lebih dari 100 persen pada tahun lalu.
Baca Juga: Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 9 Maret 2026: Produk Galeri 24 dan UBS Stabil
(Mira)
















