25 Hektar Lahan Hangus, Karhutla di Bintan Berhasil Dipadamkan

Kondisi karhutla yang melanda area lahan di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepualauan Riau, pada Minggu (8/3). (Dok. BPBD Kabupaten Bintan)
Kondisi karhutla yang melanda area lahan di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepualauan Riau, pada Minggu (8/3). (Dok. BPBD Kabupaten Bintan)

Faktakalbar.id, BINTAN – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan terjadinya peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

Bencana ini berlangsung terhitung sejak Minggu (8/3/2026) hingga Senin (9/3/2026) dan menghanguskan total sekitar 25 hektar lahan yang tersebar di beberapa desa dan kelurahan.

Baca Juga: Kemarau Datang Lebih Awal pada April 2026, BNPB Ingatkan Warga Waspada Cuaca Pancaroba

Meski kerugian materil akibat kebakaran ini tergolong cukup signifikan, otoritas terkait memastikan tidak ada laporan mengenai korban jiwa.

Hingga saat ini, sumber api belum dapat dipastikan secara rinci. Penyebab pasti kebakaran lahan ini masih berada dalam proses penyelidikan intensif oleh pihak berwenang setempat.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebaran lokasi lahan yang terdampak kebakaran cukup luas. Di Kecamatan Teluk Sebong, tepatnya di Desa Pengudang, luas lahan yang terbakar mencapai 10 hektar.

Selanjutnya di wilayah Kecamatan Gunung Kijang, api menghanguskan 5 hektar lahan di Desa Gunung Kijang dan 3 hektar di Kelurahan Kawal.

Selain itu, kebakaran juga melanda kawasan Lintas Timur Toapaya Selatan seluas 2 hektar, serta area perbatasan antara Kelurahan Kawal dan Desa Gunung Kijang seluas 5 hektar.

Dalam upaya percepatan penanganan bencana karhutla di Bintan ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau langsung turun tangan untuk melakukan monitoring dan pemantauan secara intensif terhadap seluruh wilayah terdampak.