“Kalau kita kurang bergerak apalagi banyak makan dan gemuk. Kegemukan juga jadi faktor risiko. Lebih banyak bekerja duduk lama, kurang gerak, banyak tidur, itu juga lebih beresiko untuk mendapatkan penyakit ini,” tukas Kiki.
Baca Juga: 7 Tanda Kemungkinan Ususmu Bocor: Waspadai Sinyal Tersembunyi dari Tubuh
Ancaman bagi Pria Dewasa dan Anak Muda
Kasus kanker usus besar saat ini menunjukkan tren peningkatan yang sangat mengkhawatirkan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat bahwa risiko kanker usus sangat tinggi pada populasi pria berusia di atas 45 tahun.
Risiko ini mencapai angka 24,2 persen berdasarkan data skrining pemerintah pada akhir tahun lalu.
Selain kelompok usia lanjut, laporan kesehatan global terbaru pada Maret 2026 juga mencatat angka kematian akibat kanker usus besar justru meningkat tajam pada generasi muda.
Gaya hidup modern yang serba instan membuat kelompok usia produktif semakin rentan terkena penyakit mematikan ini.
(*Sr)
















