Sering Ganti Skincare Bikin Wajah Tumbuh Banyak Jerawat

Ilustrasi - Kebiasaan sering ganti skincare memaksa kulit beradaptasi dan merusak pelindung wajah. Ketahui bahayanya agar wajah terhindar dari masalah jerawat parah. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Kebiasaan sering ganti skincare memaksa kulit beradaptasi dan merusak pelindung wajah. Ketahui bahayanya agar wajah terhindar dari masalah jerawat parah. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Banyak masyarakat sering mencoba berbagai macam produk perawatan kulit demi mendapatkan hasil yang instan. Namun, kebiasaan sering mengganti produk kecantikan justru mendatangkan masalah baru bagi wajah.

Dokter spesialis kulit dan kelamin membenarkan bahwa kebiasaan gonta-ganti skincare bisa memicu masalah kulit.

Arieffah menjelaskan dampak buruk dari kebiasaan mengganti produk kecantikan secara terus-menerus.

Baca Juga: Bantu Kerja Skincare Kamu, Ini 4 Buah yang Ampuh Redakan Jerawat dari Dalam

Kebiasaan ini memaksa kulit wajah untuk terus beradaptasi dengan bahan aktif yang baru dan belum tentu sesuai dengan kebutuhan kulit tersebut.

Kondisi yang terus berubah ini membuat kulit mengalami stres. Proses adaptasi yang terus-menerus akhirnya merusak penghalang alami kulit dan memicu peradangan yang berujung pada kemunculan jerawat baru.

Kesalahan Memilih Pelembap Wajah

Arieffah juga menyoroti kesalahan umum yang sering masyarakat lakukan saat merawat kulit berjerawat. Banyak individu dengan tipe kulit berminyak justru memaksakan diri memakai pelembap tebal dengan dalih ingin memperbaiki pelindung kulit.

Langkah ini sangat keliru karena pelembap yang tidak tepat justru menyumbat pori-pori wajah. Penumpukan produk di dalam pori-pori menciptakan tempat bagi bakteri penyebab jerawat untuk berkembang biak.

Penggunaan bahan aktif antijerawat seperti sulfur yang berganti-ganti tanpa aturan juga dapat memicu iritasi parah.