“Kami memberikan space untuk UMKM yang mana diharapkan dapat memperluas pasar, memperkenalkan produk mereka, sekaligus peningkatan pendapatan. Kalau masuk mal sendiri nanti ada biaya sewa, tapi pada saat festival tentu saja mereka tidak dibebani biaya-biaya tersebut,” papar Abdul Lafaz.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga memaparkan data capaian pengelolaan emas Pegadaian secara nasional.
“Kelolaan Pegadaian secara nasional terkait emas itu sudah di angka 147 ton. Apalagi Pegadaian merupakan pionir atau pencetus bullion bank pertama di Indonesia. Peningkatan kinerja emas di Pegadaian lebih dari 100 persen di tahun kemarin,” pungkasnya.
Baca Juga: 2.030 Warga Kurang Mampu di Pontianak Terima Bantuan Sosial Tunai APBD 2026
(Mira)
















