4 Dokumen Administrasi yang Wajib Dimiliki Saat Mulai Bekerja

"Jangan tunda lagi, segera urus 4 dokumen administrasi wajib ini saat Anda mulai bekerja. Pastikan NPWP dan BPJS Ketenagakerjaan Anda sudah aktif. "
Jangan tunda lagi, segera urus 4 dokumen administrasi wajib ini saat Anda mulai bekerja. Pastikan NPWP dan BPJS Ketenagakerjaan Anda sudah aktif. (Dok. Ist)

Saat masuk ke dunia kerja profesional, ada sejumlah dokumen yang wajib Anda siapkan.

Dokumen-dokumen ini bukan sekadar formalitas, melainkan berkaitan langsung dengan keamanan finansial, perlindungan kesehatan, hingga kepatuhan hukum Anda sebagai warga negara.

Baca Juga: Kejar Lonjakan Target 80 Ribu Peserta di 2026, BPJS Ketenagakerjaan Kapuas Hulu Bergantung pada Sinergi Pemda

Berikut adalah 4 kelengkapan administrasi yang wajib Anda miliki saat sudah bekerja:

1. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)

Setiap individu yang telah memiliki penghasilan sendiri diwajibkan oleh negara untuk memiliki NPWP.

Dokumen ini sangat esensial karena perusahaan membutuhkannya untuk menghitung dan memotong Pajak Penghasilan (PPh 21) dari gaji Anda.

Jika Anda tidak menyetorkan NPWP ke perusahaan, potongan pajak yang dibebankan pada gaji bulanan Anda akan jauh lebih besar, yakni 20 persen lebih tinggi dari tarif normal.

2. BPJS Ketenagakerjaan

Memiliki BPJS Ketenagakerjaan adalah hak mutlak setiap pekerja yang dijamin oleh undang-undang.

Program ini memberikan perlindungan finansial atas berbagai risiko kerja, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), hingga Jaminan Pensiun (JP).

Pastikan pihak Human Resources (HR) di kantor Anda segera mendaftarkan nama Anda ke dalam program ini sejak bulan pertama masa percobaan (probation).

3. BPJS Kesehatan

Selain jaminan ketenagakerjaan, asuransi kesehatan dari pemerintah ini tidak boleh dilewatkan.

Jika sebelumnya status BPJS Kesehatan Anda masih ikut sebagai tanggungan orang tua, maka saat sudah bekerja, status kepesertaannya harus dialihkan menjadi tanggungan perusahaan.

Perusahaan wajib mendaftarkan dan menanggung sebagian iuran bulanan BPJS Kesehatan Anda untuk memastikan Anda mendapat akses fasilitas medis saat sakit.

4. Rekening Bank Pribadi (Sesuai Payroll)

Ini adalah syarat wajib agar Anda bisa menerima gaji tepat waktu.

Perusahaan umumnya membutuhkan buku tabungan atau rekening bank atas nama Anda sendiri yang sesuai dengan identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Beberapa perusahaan biasanya menunjuk bank spesifik untuk mempermudah sistem payroll secara massal, jadi Anda harus bersiap membuka rekening baru jika bank yang diminta berbeda dengan yang Anda miliki saat ini.

Jangan tunda untuk mengurus kelengkapan administrasi di atas.

Semakin cepat Anda menyelesaikannya, semakin tenang dan fokus Anda dalam menjalani rutinitas pekerjaan baru.

Baca Juga: PR Besar BPJS Ketenagakerjaan Ketapang: Bupati Soroti Perlindungan Pekerja Informal dan Validasi Data

(Mira)