Tudang Manre Sipulung: Tradisi Bugis Pererat Kebersamaan Warga di Pontianak

Masyarakat Bugis di Pontianak duduk bersila menikmati hidangan khas dalam tradisi Tudang Manre Sipulung di bulan Ramadan. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Masyarakat Bugis di Pontianak duduk bersila menikmati hidangan khas dalam tradisi Tudang Manre Sipulung di bulan Ramadan. (Dok. HO/Faktakalbar.id)Masyarakat Bugis di Pontianak duduk bersila menikmati hidangan khas dalam tradisi Tudang Manre Sipulung di bulan Ramadan. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Selain melestarikan tradisi, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi dan berbagi kepada sesama, apalagi dilaksanakan di bulan Ramadan yang penuh berkah,” tambahnya.

Acara diawali dengan pertunjukan musik dan tarian khas Bugis sebelum memasuki waktu berbuka.

Berbagai kuliner otentik disajikan, mulai dari jalangkote, bolu peca, hingga hidangan utama seperti burasa, coto Makassar, dan kopi Toraja Sapan. Sebagai penutup, es pisang ijo dan saraba turut disajikan untuk melengkapi momen berbuka puasa.

Saat azan Magrib berkumandang, seluruh peserta secara serempak menyantap hidangan dalam suasana tanpa sekat.

Di tengah modernisasi, Tudang Manre Sipulung tetap menjadi jembatan penghubung antar-generasi dalam menjaga silaturahmi di Kota Pontianak.

(FR)