Ustadz Das’ad Latif Ajak Jaga Persatuan dalam Safari Kamtibmas Ramadan Wako : Ramadan Momentum Perkuat Nilai Kebersamaan

Ustadz Das'ad Latif berdiri menyampaikan tausiyah kepada para jamaah tentang pentingnya menjaga kerukunan dalam acara Safari Kamtibmas Ramadan di Masjid Raya Mujahidin. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Ustadz Das'ad Latif berdiri menyampaikan tausiyah kepada para jamaah tentang pentingnya menjaga kerukunan dalam acara Safari Kamtibmas Ramadan di Masjid Raya Mujahidin. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Sering kali orang mengkritik polisi. Tetapi ketika rumah kemalingan, tanah diserobot, atau ada masalah, siapa yang dicari? Polisi. Karena itu kita harus menghargai peran mereka dalam menjaga keamanan,” ungkapnya.

Selain itu, Ustadz Das’ad mengingatkan umat Islam agar tidak hanya rajin beribadah, tetapi juga menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.

Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW tentang orang yang bangkrut di akhirat.

“Orang yang bangkrut bukan hanya yang tidak punya harta, tetapi orang yang datang dengan banyak pahala salat dan puasa, namun di dunia ia suka memfitnah, menzalimi, dan memutuskan silaturahmi. Akhirnya pahalanya habis untuk membayar kesalahan kepada orang lain,” jelasnya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang juga hadir, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Safari Kamtibmas Ramadan yang dinilai mampu memperkuat nilai keagamaan sekaligus menjaga kerukunan masyarakat.

Menurut Edi, pesan yang disampaikan Ustadz Das’ad sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Pontianak dalam menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.

“Kota Pontianak dihuni berbagai suku, agama dan budaya. Namun selama ini kita mampu hidup rukun dan saling menghargai. Karena itu keamanan dan persatuan harus terus kita jaga bersama,” ucapnya.

Edi yang juga selaku Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pontianak menambahkan, kegiatan keagamaan seperti Safari Kamtibmas Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai kebersamaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

“Melalui kegiatan seperti ini kita diingatkan bahwa menjaga kerukunan, saling menghormati dan tidak saling memfitnah adalah bagian dari menjaga persatuan. Semoga suasana aman dan damai di Pontianak terus terpelihara,” tutupnya.

(FR)