Polda Kalbar Gelar Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Idul Fitri 2026: Fokus Mudik Lebih Awal

Polda Kalbar menggelar Rakor Lintas Sektoral untuk mematangkan pengamanan Idul Fitri 2026 dan mengantisipasi lonjakan mudik lebih awal bagi masyarakat.
Polda Kalbar menggelar Rakor Lintas Sektoral untuk mematangkan pengamanan Idul Fitri 2026 dan mengantisipasi lonjakan mudik lebih awal bagi masyarakat. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Momentum Idul Fitri 1447 H tahun ini memiliki tantangan yang berbeda. Kita tidak boleh menganggap situasi ini ‘biasa saja’ karena adanya pengaruh dinamika global yang berdampak pada situasi kamtibmas lokal. Selain itu, pola waktu mudik masyarakat kini telah berubah; warga tidak lagi terpaku pada H-7 atau H-5, banyak yang sudah bergerak lebih awal,” tegas Pipit Rismanto.

Menyikapi fenomena tersebut, Kapolda menginstruksikan agar kesiapan personel di lapangan dimajukan.

Fokus utama dalam Operasi Ketupat Kapuas mendatang adalah memperketat pengawalan pada jalur rawan kecelakaan dan kemacetan untuk melayani pemudik.

Baca Juga: Gelar Rapim Polda Kalbar 2026, Kapolda Pipit Rismanto Fokus Ketahanan Pangan dan Penguatan SDM

Ia juga meminta seluruh jajaran memperkuat sinergitas lintas instansi meskipun layanan administrasi perkantoran mulai tutup menjelang libur lebaran.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menambahkan bahwa rakor ini merupakan langkah awal untuk menyinkronkan data teknis dari berbagai sektor, mulai dari infrastruktur jalan hingga ketersediaan pangan.

“Rakor Lintas Sektoral ini adalah wujud komitmen Polda Kalbar dalam menghadirkan Negara di tengah Masyarakat saat perayaan hari besar keagamaan. Melalui pertemuan ini, kita menyatukan persepsi dengan seluruh Instansi terkait dan Tokoh Masyarakat agar strategi pengamanan di lapangan benar-benar matang,” kata Bambang.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat yang berencana mudik lebih awal untuk mengutamakan keselamatan berkendara dan memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan.

Seluruh jajaran Polri di Kalimantan Barat, hingga tingkat Polsek, telah diinstruksikan memberikan pelayanan optimal demi situasi yang kondusif.

(*Red)