Pesan Ustadz Das’ad Latif dalam Safari Ramadhan Kamtibmas Bersama Pangdam XII/Tpr

Pangdam XII/Tanjungpura beserta jajaran Forkopimda Kota Pontianak saat menghadiri kegiatan Safari Ramadhan yang diisi tausiyah oleh Ustadz Das'ad Latif.
Pangdam XII/Tanjungpura beserta jajaran Forkopimda Kota Pontianak saat menghadiri kegiatan Safari Ramadhan yang diisi tausiyah oleh Ustadz Das'ad Latif. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, menghadiri kegiatan Safari Ramadhan Kamtibmas yang menghadirkan penceramah Ustadz Das’ad Latif.

Kegiatan keagamaan ini berlangsung secara khidmat di Masjid Raya Mujahidin, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Pontianak, pada Minggu (8/3/2026) malam.

Baca Juga: PWNU Kalbar Gelar Ceramah Kebangsaan bersama Gus Muwafiq: Merajut Kebersamaan dan Moderasi Beragama di Tanah Borneo

Acara tersebut dimulai dengan pelaksanaan ibadah Salat Isya yang kemudian dilanjutkan dengan Salat Tarawih berjamaah.

Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh jajaran pimpinan TNI, tetapi juga turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah Kota Pontianak.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, serta Komandan Kodim (Dandim) 1207/Ptk Kolonel Inf Robbi Firdaus.

Dalam tausiyahnya di hadapan para jamaah, Ustadz Das’ad Latif menekankan pentingnya bagi umat Islam untuk memaknai pertengahan bulan suci Ramadhan sebagai fase maghfirah atau ampunan.

Beliau mengingatkan jamaah yang hadir bahwa pada sepuluh hari kedua Ramadhan, Allah SWT membuka pintu ampunan seluas-luasnya.

“Ini adalah momentum evaluasi spiritual untuk meningkatkan kualitas ibadah, bukan sekadar menahan lapar. Perbanyaklah istighfar dan sedekah agar dosa-dosa masa lalu diampuni oleh Allah SWT,” ujar Ustadz Das’ad Latif dalam ceramahnya.

Lebih lanjut, penceramah tersebut juga memberikan pesan khusus agar masyarakat tidak mengendurkan semangat ibadah ketika memasuki pertengahan bulan puasa. Ia menyoroti pentingnya menjaga konsistensi amalan hingga akhir Ramadhan.