“Pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga berkewajiban membangun Sumber Daya Manusia. Dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah daerah telah merekrut sekitar 1.600 penyuluh agama yang terdiri dari guru ngaji, imam masjid, serta tokoh agama dari berbagai keyakinan. Mereka diberikan honor sebagai bagian dari peran penyuluh agama di masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: Pemkab Ketapang dan Polres Gelar Penanaman Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan
Lebih lanjut, Wabup menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata.
Untuk mewujudkan Ketapang yang maju dan mandiri, diperlukan dukungan, kerja sama, serta semangat gotong royong dari seluruh elemen masyarakat.
Selanjutnya, dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Ketapang juga menyerahkan santunan kepada 20 anak yatim piatu serta bantuan mushaf Al-Qur’an kepada pengurus Masjid Al-Mujahidin Desa Mekar Sari.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut semakin khidmat dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Dudung Basoni Ahmad menjelang waktu berbuka puasa.
Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama, salat Magrib berjamaah, serta ramah tamah dan makan bersama antara jajaran pemerintah daerah dan masyarakat.
(FR)
















