27 Ribu Warga Pontianak Miskin, Zakat Jadi Solusi

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mendorong optimalisasi pembayaran zakat untuk membantu 27 ribu warga yang membutuhkan dukungan. (Dok: Pemkot Pontianak)
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mendorong optimalisasi pembayaran zakat untuk membantu 27 ribu warga yang membutuhkan dukungan. (Dok: Pemkot Pontianak)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mendorong optimalisasi pembayaran zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu di wilayahnya.

Edi menyebutkan jumlah penduduk Pontianak saat ini mencapai sekitar 673 ribu jiwa. Data terbaru menunjukkan tingkat kemiskinan pada tahun 2025 berada pada kisaran 4 persen atau mencakup sekitar 27.721 warga.

Pemerintah menyalurkan sejumlah program bantuan sosial seperti bantuan non-tunai dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Baca Juga: Edi Kamtono Ajak ASN Pontianak Rutin Bayar Zakat

Edi menyatakan berbagai bantuan tersebut belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan hidup masyarakat sehari-hari.

“Karena itu, bantuan dari masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah sangat dibutuhkan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya.

Edi mengajak aparatur sipil negara dan masyarakat untuk rutin menunaikan zakat.

“Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga wujud kepedulian sosial kita. Melalui zakat, kita dapat menegakkan keadilan, memperkuat solidaritas, serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Edi meminta masyarakat menyalurkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak.

Ia menambahkan Baznas memiliki peran strategis dalam mengelola dan menyalurkan zakat kepada masyarakat luas.