Mengenal Kanker Ginjal, Penyakit yang Sebabkan Vidi Aldiano Meninggal Dunia

Ilustrasi pemeriksaan medis organ dalam yang sangat penting dilakukan untuk mendeteksi penyakit kanker ginjal sejak stadium awal.
Ilustrasi pemeriksaan medis organ dalam yang sangat penting dilakukan untuk mendeteksi penyakit kanker ginjal sejak stadium awal. (Dok. Ist)

Baca Juga: 5 Faktor Pemicu Asam Urat di Usia Muda: Bukan Lagi Penyakit Lansia

Salah satu tantangan terbesar dari penanganan penyakit ini adalah gejala klinisnya yang sering kali sama sekali tidak terlihat atau dirasakan pada tahap awal. Tanda-tanda baru akan muncul ketika sel kanker sudah mulai berkembang pesat atau menyebar ke bagian tubuh lain di luar ginjal.

Beberapa gejala lanjutan yang dapat muncul antara lain urine yang bercampur darah, tubuh yang terasa mudah lelah, demam yang muncul secara berulang, penurunan nafsu makan yang drastis, berat badan turun tanpa sebab yang jelas, rasa nyeri di bagian belakang perut, serta munculnya benjolan di sisi tubuh di antara tulang rusuk dan pinggul.

Orang yang mulai mengalami gejala mencurigakan seperti urine berdarah atau rasa nyeri di sisi tubuh yang tidak kunjung hilang sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke tenaga kesehatan agar bisa diketahui penyebab pastinya.

Apabila hasil pemeriksaan awal menunjukkan dugaan kanker ginjal, pasien biasanya akan langsung dirujuk ke dokter spesialis onkologi untuk segera menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan.

Penanganan medis terhadap kanker ginjal sendiri nantinya akan disesuaikan dengan tingkat perkembangan atau stadium penyakit tersebut. Beberapa metode pengobatan yang umum digunakan oleh tim medis antara lain operasi pengangkatan, prosedur ablasi, terapi radiasi, imunoterapi, hingga penerapan terapi yang ditargetkan.

(*Red)