Umat Muslim Lantunkan Doa Ini Saat Lailatul Qadar

Ilustrasi - Kaum muslim melantunkan rangkaian doa pada malam Lailatul Qadar. Doa ini membantu memohon ampunan, kelancaran rezeki, hingga mengubah takdir. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Kaum muslim melantunkan rangkaian doa pada malam Lailatul Qadar. Doa ini membantu memohon ampunan, kelancaran rezeki, hingga mengubah takdir. (Dok. Ist)

Bacaan: Allahumma baarik lanaa fiimaa razaqtanaa wa qinaa ‘adzaaban naar.

Artinya: Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami dan lindungilah kami dari azab neraka.

Meminta Pasangan Hidup Terbaik

Keluarga yang harmonis bermula dari pasangan yang bertakwa. Mereka memanjatkan harapan agar segera bertemu jodoh penyejuk hati dan pencetak generasi pemimpin. Berikut lafal doanya:

Bacaan: Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatina qurrata a’yun, waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa.

Artinya: Ya Allah, anugerahkanlah kami pasangan dan keturunan yang menjadi penyejuk mata, dan jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.

Menjaga Istikamah Setelah Ramadan

Mempertahankan kebiasaan baik pasca-Ramadan membutuhkan keteguhan hati. Hamba yang taat memohon perlindungan dari kesesatan setelah menerima petunjuk kebenaran. Teks doanya berbunyi:

Bacaan: Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wahab lanaa min ladunka rahmah, innaka antal wahhaab.

Artinya: Ya Allah, jangan condongkan hati kami pada kesesatan setelah Engkau memberi kami petunjuk. Karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu. Sungguh, Engkaulah Maha Pemberi.

Baca Juga: Urutan Baca Yasin dan Niat Puasa Nisfu Syaban

Mendambakan Akhir Hidup yang Baik

Setiap orang tentu mendambakan akhir kehidupan yang baik atau husnul khatimah. Doa penutup ini membimbing seseorang untuk meminta masa terbaik pada sisa usianya. Bacaan doanya adalah:

Bacaan: Allahummaj’al khaira ‘umrii aakhirahu, wa khaira ‘amalii khawaatimahu, wa khaira ayyaamii yawma alqooka.

Artinya: Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku adalah di akhir kehidupanku, sebaik-baik amalanku adalah penutupnya, dan sebaik-baik hariku adalah hari ketika aku bertemu dengan-Mu.

(*Sr)