Pentingnya Kesehatan Mental Remaja, Penyuluh Kemenag Ingatkan Bahaya Kecanduan Gawai

Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kalbar gelar edukasi kesehatan mental remaja di Sekadau pada Rabu (4/3).
Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kalbar gelar edukasi kesehatan mental remaja di Sekadau pada Rabu (4/3). (Dok. Ist)

Baca Juga: 7 Warisan Genetik Ayah ke Anak, Termasuk Kesehatan Mental

Ia mengingatkan para peserta binaan agar ketika sedang menghadapi suatu masalah, mereka tidak memilih sikap diam, menyembunyikan perasaan, atau mengalihkan perhatian secara berlebihan.

Salah satu contoh pengalihan yang keliru adalah kecanduan menggunakan telepon genggam, sementara kondisi hati mereka sebenarnya sangat membutuhkan perhatian dan pemulihan spiritual.

“Sharing dan doa adalah cara terbaik untuk mengurangi beban. Tuhan tidak hanya peduli pada nilai, prestasi, atau penampilan kalian, tetapi juga pada hati, pikiran, air mata, dan setiap pergumulan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Regina mengajak seluruh remaja untuk terus membangun fondasi mental yang sehat dan kuat. Menurut penjelasannya, mentalitas yang tangguh akan sangat menolong mereka dalam menghadapi ragam tekanan sosial agar tetap mampu menjalani kehidupan dengan langkah yang bijaksana dan penuh pengharapan.

Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan ini berlangsung dalam suasana yang hangat dan sangat terbuka. Para peserta tampak menyimak materi dengan baik, terlibat aktif dalam sesi diskusi, serta secara jujur berbagi tentang perasaan dan kondisi hati mereka.

Rangkaian kegiatan ini kemudian ditutup dengan sesi doa bersama dan dilanjutkan dengan acara makan makanan ringan bersama sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat hubungan kekeluargaan dalam kelompok binaan.

(*Red)